
Apa yang terjadi berikutnya?

"Kami memilih kandidat dengan nilai paling kuat. Enam bulan kemudian, negosiasi kontrak pemasok terbesar gagal karena kami tidak punya kapabilitas yang dibutuhkan"
—Direktur Supply Chain, laporan tahunan internal
Argumen bahwa 'komitmen lingkungan tidak bisa dipaksakan' adalah logika yang menarik, tapi menempatkan seseorang tanpa pengalaman negosiasi kontrak besar ke dalam peran yang langsung mengelola kontrak Rp800 miliar adalah risiko yang sangat nyata. Nilai hijau yang kuat tidak otomatis menghasilkan eksekusi operasional yang efektif. Keduanya dibutuhkan.

Gali lebih dalam
Klik heading untuk eksplorasi lebih dalam konsekuensi dari keputusan yang telah dipilih

Hati-hati dengan keputusan yang idealis, perhatikan apakah keputusan tersebut akan beresiko terhadap operasional atau tidak

Rekrutmen hijau yang baik bukan berarti memilih kandidat paling 'hijau' secara identitas. Ini berarti memastikan kandidat mampu mengeksekusi transformasi hijau di skala yang dibutuhkan